Header Ads

Ad Home

TF-X Mobil Terbang Pertama dari China


SatuOpini - Produsen automotif asal China Geely dikabarkan bergabung Terrafugia Transition sebuah perusahaan yang merupakan prototipe automobile-aircraft. Tujuan Geely gabung dengan berencana akan bersaing dengan Uber dan Airbus dalam industri mobil terbang.

Seperti dilansir dari Carcoops, Kamis (6/7/2017),  hingga berita ini diturukan belum ada keterangan detail soal kerja sama ini, namun Terrafugia telah menjadi mobil terbang yang legal dan bisa terbang di angkasa. Pasalnya, Federal Aviation Administration (FAA) telah memberikan Woburn, pembebasan perusahaan berbasis Massachussets dari berat dan menunda batas kecepatan.
Geely dan Terrafugia Bergabung, China Segera Produksi Mobil Terbang. Oleh sebab itu, menurut Aviation Week, mobil terbang Transition bisa disertifikasi sebagai light sport aircraft (LSA). Sebuah bukti konsep prototype mobil terbang Transition pertama kali terbang pada 2009, dan prototype generasi kedua dikembangkan pada 2012.

Terrafugia bekerja untuk menyelesaikan prototype generasi ketiga pada akhir 2016 atau awal 2017, dan mereka berharap untuk memulai pengiriman kendaraan hybrid setelah pengujian penerbangan dapat dilakukan pada prototype generasi ketiga.
Geely dan Terrafugia Bergabung, China Segera Produksi Mobil Terbang

Untuk memenuhi keamanan highway, Transition perlu lebih berat dari batas 1.320 pound, batas yang telah ditetapkan FAA untuk LSA, yang menyebabkan Terrafugia mengajukan surat pernyataan dari batas pada 2014.


Tak hanya itu, Terrafugia juga menginginkan penurunan batas kecepatan dari mobil terbang, di mana maksimum untuk LSA berada di atas 45-kt. Namun fitur keselamatan otomatis tertentu seperti sangkar keselamatan dan zona crumple bisa bermanfaat dalam penerbangan umum.
Geely dan Terrafugia Bergabung, China Segera Produksi Mobil Terbang
TF-X merupakan konsep mobil terbang dari Terrafugia, yang diharapkan perusahaan itu bisa menjadi puncak dari semua pekerjaan keras mereka mengembangkan teknologi. TF-X ini bisa berubah wujud dari sedan mewah menjadi pesawat yang mampu lepas landas dan mendarat vertikal, serta mampu melakukan perjalanan melalui udara pada 200 mph. Terrafugia memiliki waktu delapan sampai 12 tahun untuk mengembangkan TF-X.